Patung seribu wajah Tanjung pinang

Patung seribu wajah Tanjung pinang

Pulau Bintan?? Apa saja sih destinasi wisata disana mungkin itu awalnya yang ada dalam pemikiran saya sebelum saya melakukan perjalanan ke salah satu pulau di Kepulauan Riau ini, beberapa destinasi telah sempat juga saya tuliskan di artikel – artikel sebelumnya, pada saat ke Bintan sebagian besar dari wisatawan memang lebih memilih ke pantai Lagoy, tapi karena saya termasuk dalam wisatawan anti mainstream, cai’leh anti mainstream saya membatalkan tujuan wisata saya ke Lagoy , tapi waktu liburan saya di Bintan masih ada satu hari lagi full day masa saya hanya baring – baring saja di penginapan kalau baring – baring dan tidur ngapain juga jauh – jauh ke Bintan, setelah searching di mbah google yang segala tau dan Instagram saya memutuskan untuk ke wisata patung seribu wajah di Kota Tanjung Pinang tapi karena saya menginap di resort di pantai trikora namun resortnya nggak saya sebut ya karena saya ngak di endorese, untuk menuju patung seribu wajah dari Trikora membutuhkan waktu sekita 1,5 jam perjalanan saya menyewa mobil full day dengan harga Rp 600,000 – tapi kalau anda mendarat di Bandara Tanjung Pinang perjalanan akan lebih dekat.

Kawasan patung seribu wajah atau juga di sebut dengan nama tempatnya Vihara Ksitigarbha Bodhisattva menyebut namanya saja susah oke lah  saya akan tulis saja dengan patung seribu wajah, sebenarnya lokasi ini adalah kawasan religi tapi karena menarik bagi wisatawan lokasi ini juga di buka untuk tempat wisata dengan tarif Rp 5.000,- untuk wisatawan lokal, lokasi patung seribu wajah akan membuat anda terasa berada di tiongkok saat sampai ke lokasi pengunjung akan di sambut dengan beberapa tiang besar dengan ukiran bernuansa cina , di bagian depan bangunan terdapat bangunan gapura besar yang di hiasan dengan patung manusia  dengan khas Budha bangunan utama memiliki tinggi seperti bangunan tiga tingkat pengunjung bisa masuk ke bagian belakang bangunan utama melalui gerbang atau melewati samping bangunan, lokasi vihara ini diberi nama patung seribu wajah karena di bagian belakang bangunan terdapat jejeran patung manusia dengan mimik wajah yang berbeda ada yang seperti tersenyum ramah dan wajah kesal ataupun marah jumlah patung ini sebenarnya tidak sampai seribu menurut keterangan yang saya pernah baca para pengelola vihara masih berusaha membuat patung – patung lain agar jumlahnya sampai seribu, patung seukuran manusia dewasa ini diberikan pagar pembatas agar pengunjung tidak masuk dan menyentuh bagian patung , jika anda berkunjung hanya bisa mengambil photo dari luar pagar pembatas , pada bagian kaki patung juga terdapat penjelasan dalam Bahasa cina yang menjelaskan tentang setiap patung yang ada, konon patung tersebut adalah patung para biksu yang benar – benar hidup pada zaman dahulu , kawasan patung ini bisa menjadi salah satu tujuan wisata anda jika ingin ke Pulau Bintan.

Setelah mengunjungi patung seribu wajah saya sarankan anda untuk menikmati sore di jembatan dompak, jembatan yang menghubungkan pulau Bintan dengan pulau dompak terbentang luas di atas laut bisa menjadi lokasi anda untuk menikmati sunset pada sore hari.

Photo : jembatan Dompak

Share