Menelusuri Potensi wisata Pulau tengah Kerinci

Ulok ngoh masyarakat setempat menyebut nama daerah di Keliling danau Kerinci yang dalam bahasa Indonesia yang berarti pulau tengah, pulau tengah adalah satu wilayah kerapatan adat di kerinci dimana dalam wilayahnya terbagi menjadi tujuh wilayah administrasi desa uniknya dalam hal adat semua desa berada di bawah satu adat yang sama, saat melewati wilayah Pulau tengah sepertinya biasa saja seperti desa – desa di Kerinci dengan bangunan rumah panggung permanen di sepanjang jalan, tapi jika di telusuri lebih dalam pulau tengah adalah wilayah dengan potensi wisata yang cukup unik salah satunya adalah jembatan merah menurut sejarah jembatan yang membelah sungai di desa jembatan merah ini adalah bukti sejarah tentang perjuangan masyarakat pada masa penjajahan dahulu disini terjadi pertumpahan darah pejuang  sejarah ini juga yang menjadi awal nama jembatan ini saat ini jembatan merah telah di bangun permanen dengan beton yang kokoh pada masa dahulu jembatan ini hanya terbuat dari kayu, saat berkujung ke pulau tengah tidak lengkap rasanya jika tidak mengali lebih dalam potensi wisata di sini salah satu wisata alam yang cukup terkenal di Pulau tengah adalah air terjun pancuran rayo, lokasi air terjun berada dalam kawasan hutan primer sebagai penyangga Taman Nasional Kerinci Sebelat dan daerah resapan air, masyarakat telah menjaga hutan sesuai dengan aturan adat yang ada, untuk menuju air terjun pancuran rayo kita harus berjalan kaki selama 1,5 jam dari desa melewati areal kebun masyarakat dengan kondisi jalan yang menanjak jika ingin ke sini harus dengan niat dan fisik exstra dan jangan mundur di tengah perjalanan, setelah melewati tanjakan yang cukup lumayan menguras tenaga kita akan bertemu dengan aliran sungai yang jernih sungai ini adalah aliran dari air terjun pancuran rayo di ujung perjalanan kondisi track lebih landai dengan beberapa kali menyeberangi sungai saat mendekati air terjun kita akan bertemu dengan pondok kecil yang sengaja di bangun untuk tempat istirahat pengunjung, dari lokasi pondok perjalanan ke air terjun sudah semakin dekat hanya saja perjalanan selanjutnya akan lebih exstreme karena harus memanjat tebing di tepi sungai untuk kemanan dinding tebing telah d pasang tali pengaman, sampai di air terjun embun yang di bawa angin dari aliran air terjun yang jatuh akan menyentuh muka sehingga tubuh yang gerah kembali segar dan sejuk.

Air terjun pancuran rayo adalah air terjun tertinggi yang ada di Jambi aliran air terlihat seperti kapas dari atas tebing dengan ketingian ratusan meter karena terlalu tinggi pada musim kemarau saat debit air kecil air yang sampai kedasar jumlahnya sedikit karena terbawa angin, di bagian bawah air terjun terdapat tebing batu dan batu besar yang di tumbuhi lumut hijau cukup tebal jadi anda harus berhati – hati saat melangkah, saat berkujung kesini saya sarankan ditemani oleh salah satu orang yang sudah mengetahui jalan dan seperti pada aktivitas di alam bebas pada umumnya berperilaku dan bertingkah lah yang sopan untuk menghindari hal yang tidak di inginkan.

setelah berkunjung ke pancuran rayo lengkapi kujungan anda ke salah satu masjid tua di Pulau tengah masyarakat menyebut masjid ini dengan masjid keramat masjid ini dibangun pada abad 18 umur masjid terlihat dari bentuk fisik bangunanya yag sudah memudar sebagian besar bangunan terbuat dari kayu dengan atap seng yang sudah mulai menghitam yang menambah kesan bahwa bangunan ini cukup tua, masjid ini telah menjadi saksi sejarah perkembangan islam di negeri ini, masyarakat menyebut masjid ini dengan masjid keramat berasal dari beberapa kejadian aneh di Pulau tengah pernah pada tahun 1903 beberapa rumah di pulau tengah di bakar oleh penjajah bangunan rumah yang ada d pulau tengah rata dengan tanah dilahap api tapi masjid ini masih berdiri utuh tanpa ada kerusakan sedikitpun sementara bangunan sekelilingnya hancur, selain itu pada tahun 1942 juga terjadi gempa hebat di Kerinci kejadian yang sama terulang kembali bangunan di sekeliling masjid hancur tapi bangunan masjid tetap utuh, kesan tradisional terasa saat kita memasuki pintu masjid ornament kayu dengan ukiran warna warni menghiasi interior bangunan di tengah bangunan terdapat tiang besar yang terbuat dari kayu yang juga merupakan tiang utama, terlihat juga tangga menuju bagian atap pada masa dahulu sebelum ada pengeras suara bilal akan menuju bagian atas masjid untuk mengumandangkan azan, kesan mewah terasa saat melihat interior bangunan yang terbuat dari kayu pilihan dengan ukiran kayu yang indah, pola ukiran masjid tua dikerinci saya lihat tidak jauh berbeda dengan masjid lainya, di bagian luar masjid juga masih terdapat bedug dengan ukuran yang cukup besar,

jika ingin masuk kedalam bangunan masjid harus minta izin dengan penjaga dan memakai pakaian yang sopan dan usahakan bukan jam sholat agar lebih leluasa menikmati setiap ornament bangunan akses ke pulau tengah bisa di tempuh dengan waktu 40 menit dari kota sungai penuh. Jika anda ingin menghabiskan waktu di tepi danau anda bisa menuju desa telago dimana posisi desa tepat berada di pingir danau kerinci.

Please follow and like us:

Hits: 45

admin

terima kasih telah berkunjung. saya menyukai dunia petualangan seperti mendaki gunung dan kegiatan adventure lainya saat ini saya  berdmomisili d kota Jambi, melakukan perjalanan adalah salah satu cara mensukuri ciptaan tuhan dan berinteraksi dengan banyak orang, setiap perjalanan harus diceritakan kepada orang lain dengan media yang tepat salah satunya adalah photo dan catatan infromasi yang di bagikan melalui website ini dan media sosial lainya, anda bisa melihat hasil jepretan saya di: Instagram@dhe_jhe_ckm Phone/wa : 081368236354