December 13, 2019

Melihat indahnya air terjun talun tujuh bukit berantai Sarolangun

Sepeda motor yang kami kendarai berjalan perlahan membelah kampung di beberapa desa menuju Batang asai kemudian perlahan menanjak dengan pelan di kawasan bukit raya bagi mereka yang tinggal di batang asai nama bukit raya sudah tidak asing lagi, bukit raya adalah deretan bukit barisan,  ini dan salah satu akses jalan menuju batang asai dari ibu Kota Sarolangun selain mewati jalur sungai dengan perahu ketek, jalan yang dilewati menajak dan mengitari beberapa bukit d kawsanbukit raya membuat perjalanan anda sedikit exstreme sekaligus juga indah karena dari bukit raya anda bisa melihat landscape hutan di kabupaten Sarolangun dan juga Merangin karena akses jalan di bukit raya adalah batas antara kedua kabupaten di sisi kiri jalan adalah administrasi Sarolangun dan bagian kanan jalan kabupaten Merangin, setelah mengitari beberapa bukit perjalanan akan menurun sekitar lima belas menit dan di ujung penurunan anda akan sampai ke dusun Sungai pinang, dari Sarolangun saya bersama teman perjalanan  beberapa kali berhenti karena pantat terasa panas terlalu lama di atas kendaraan, perjalanan dari Sarolangun Ke Batang asai sekitar empat jam kondisi jalan sebagian berbatu dan aspal tapi karena beberapa tanjakan dan penurunan laju kendaraan tidak bisa di kebut seperti pada jalan raya umumnya, setelah perjalanan empat jam kami sampai di pasar gerabak tapi tujuan utama kami bukan kesini tapi menuju desa Tambak ratu dari pasar gerabak (kawasan pasar batang asai) kami harus mengikuti jalan di lereng bukit kalau saya perhatikan jalan menuju desa Tambak ratu lebih banyak mengikuti aliran sungai batang asai di pinggir tebing bukit kondisi jalan juga lebih mengkhawatirkan dengan kondisi jalan 70% berbatu dan terdapat beberapa beton di tanjakan kondisi seperti ini sudah sangat baik menurut masyarakat jadi anda yang tinggal di kota dengan jalan mulus jangan mengeluh jika sedikit saja ketemu lobang di jalan, waktu perjalanan dari pasar gerabak ke desa Tambak ratu sekitar 45 menit sebenarnya lebih cepat jika kondisi jalan tidak seperti Ini.

photo : suasana desa Tambak ratu

Ini bukan perjalanan wisata melainkan jadwal pekerjaan saya ke batang asai tapi karena aktivitas lapangan yang tidak padat saya bersama jo dan beberapa orang di desa tambak ratu berniat untuk menuju air terjun talun tajuh di desa Bukit beranta, Bukit berantai adalah desa paling ujung di Batang asai nama bukit berantai di ambil dari nama bukit yang mengelilingi desa tidak putus – putus seperti rantai, dari desa Tambak ratu tempat kami menginap perjalanan di lakukan dengan kendaraan bermotor di kiri jalan mengalir deras sungai batang asai dengan air yang jernih dengan batu batuan sungai dan deretan rumah panggung khas wilayah pedesaan , saya harus beberapa kali turun dari kendaraan karena melewati jembatan gantung  melintasi sungai , untuk menuju desa Bukit berantai tidak bisa di akses dengan kendaraan roda empat salah satu kendaraan yang bisa digunakan kesini adalah kendaraan roda dua , masyarakat yang belanja dari  Sarolangun dan pasar kecamatan hanya bisa membawa belanjaan mereka dengan mobil sampai desa muara air dua kemudian ditransit dengan sepeda motor, masih bersyukur anda karena moncong kendaraan bisa langsung masuk ke halaman rumah, jalan ke desa Bukit berantai adalah jalan setapak kalau saya lihat dari bangunan fisik jalan ini di bangun oleh pemerintahan desa karena terdapar beberapa kondisi jalan yang sudah hancur, dari desa bukit berantai menuju air terjun talun tujuh harus dilakukan dengan berjalan kaki, sepeda motor yang kami kendarai kami parkir di kebun masyarakat kondisi cuaca panas membuat perjalanan terasa berat karena beberapa kali kami harus menanjak bukit di areal ladang warga dengan tumbuhan kayu manis dan kopi, setelah perjalanan selama satu jam kami sampai ke air terjun, kami sempat kesulitan mencari jalan menuju lokasi karena banyak di tutup semak.

air terjun talun tujuh adalah air terjun dengan beberapa tingkatan dan tingkat yang tertinggi berada pada tingkat ke empat, menurut keterangan  pemuda setempat yang mengantar kami di bagian atas masih terdapat beberapa air terjun lagi tapi karena kami berangkat sudah terlalu siang kami mengurungkan niat melihat tingkatan lainya, kondisi di sekitar air terjun sangat sejuk terdapat beberapa batu besar dan pohon rindang di sepanjang aliran sungai, batuan besar dengan di tutupi lumut membuat pemandangan lebih terkesan alami, di air terjun talun tujuh jug terdapat beberapa lubuk (genangan air) sehingga cocok untuk mandi saya pada awalnya berniat untuk mandi tapi taku kedinginan niat itu saya batalkan, untuk menuju air terjun ini saya sarankan anda membawa warga lokal yang tau lokasi dan hapal jalur perjalanan karena sepanjang perjalanan ke lokasi saya melihat banyak simpang jalan jika tidak tau takutnya anda salah mengambil jalan bisa jadi beresiko tersesat.

 

 

Please follow and like us:

Hits: 9

admin

terima kasih telah berkunjung. saya menyukai dunia petualangan seperti mendaki gunung dan kegiatan adventure lainya saat ini saya  berdmomisili d kota Jambi, melakukan perjalanan adalah salah satu cara mensyukuri ciptaan tuhan dan berinteraksi dengan banyak orang, setiap perjalanan harus diceritakan kepada orang lain dengan media yang tepat salah satunya adalah photo dan catatan infromasi yang di bagikan melalui website ini dan media sosial lainya, anda bisa melihat hasil jepretan saya di: Instagram@dhe_jhe_ckm Phone/wa : 081368236354

View all posts by admin →