January 15, 2020

Hunting photo di pelabuhan Sunda Kelapa

Nama pelabuhan satu ini tidak asing di telinga saya sebab pada waktu sekolah nama pelabuhan ini sering saya baca dalam buku sejarah Indonesia, pelabuhan sunda kelapa sangat terkenal sejak zaman Hindia belanda dan sebagai pelabuhan besar di Indonesia , pelabuhan ini dahulunya adalah pelabuhan kerajaan sunda, dengan perkebangan Jakarta menjadi kota metropolitan seiring waktu apakah pelabuhan ini hanya tinggal sejarah tapi kenyataanya saat ini pelabuhan ini masih berfungsi sebagai tempat berlabuhnya kapal dagang tapi kapal yang bersandar disini hanya kapal kayu dengan ukuran besar sebagai armada pengangkut bahan baku ke beberapa pulau di luar Jakarta seperti kepulau seribu, Pelabuhan sunda kelapa terletak di Jakarta utara dan posisinya tidak begitu jauh dari kawasan kota tua mungkin karena pusat pemerintahan Batavia dahulunya berada di kota tua sehingga pelabuhan bersejarah ini tetap digunakan.

Saat ini pelabuhan sunda kelapa sudah mulai ramai di kunjungi oleh wisatawan lokal maupun wisatawan asing ini terlihat dari banyaknya pengunjung yang datang terutama pada sore hari tapi sebagian besar yang datang ke sunda kelapa adalah kalangan photographer yang ingin mengabadikan moment aktivitas bongkar muat kapal bahkan sekedar memburu senja, sunda kelapa berada di sisi utara Jakarta sama seperti ancol posisi matahari terbenam menjadi daya Tarik lain memotret disini dengan jejeran kapal finisi yang berbaris rapi di pelabuhan.

Saat berkunjung kesini saya memulai perjalanan dari Jakarta pusat ada banyak transportasi yang bisa anda gunakan jika ingin kesini jika tidak ingin repot anda bisa naik taksi online sementara saat kesini saya lebih memilh naik busway dari halte monas ke arah kota tua dari kota tua saya memesan taxi online sebenarnya dari kota tua jaraknya tidak begitu jauh jika ingin sedikit berolahraga ringan bisa berjalan kaki atau menyewa sepeda di kota tua karena malas jalan dalam cuaca panas saya lebih memilih naik taxi online dengan waktu perjalanan yang singkat akhirnya saya sampai di pelabuhan karena datang terlalu cepat cuaca masih panas saya memilih istirahat di samping masjid sunda kelapa, kebetulan di sana ada warung kecil dan sepertinya pedaganya sudah pulang tempat ini menjadi lokasi saya istirahat di pelabuhan sekitar jam 17.00 WIB saya melirik ke langit sepertinya cahaya matahari sudah mulai berkurang, saya mengeluarkan kamera dari dalam tas kemudian memasang lensa pada body kamera dan menyeting pengaturan setelah kamera sudah saya tenteng saya mulai menuju pelabuhan, karena hari sudah sore satu persatu pengunjung mulai datang tempat yang sebelumnya hanya ada aktivitas buruh bongkar muat kini di tambah dengan para turis, saat sampai di pelabuhan para nelayan menghampiri dan menawarkan jasa sewa perahu  kepada pengunjung, memang sebagian nelayan di sana memamfaatkan pengunjung untuk menyewa perahu jika ingin berkeliling di sekitar pantai tapi mereka tidak memaksa jika tidak bersedia kita bisa menolaknya dengan lembut, saya sendiri lebih memilih berjalan di sekitar pelabuhan saat asyik memotret saya melihat beberapa anak – anak sedang mandi dan terjun dari perahu kelaut nah kebetulan moment ini yang saya tunggu saya sempat melihat beberapa photo di majalah penerbangan tentang sunda kelapa dengan aktivitas anak – anak terjun dari perahu ini membuat tampilan photo lebih menarik, kebetulan saat memotret saya bertemu dengan beberapa photographer dari Jakarta setelah berkenalan kami menghampiri anak – anak tersebut dan meminta mereka untuk kembali terjun dan menjadi model saat kami memotret dengan senang hati permintaan kami mereka lakukan anak – anak sempat kami minta terjun beberapa kali untuk mendapatkan photo yang bagus, setelah memotret dan duduk di dermaga salah satu anak – anak tersebut mengobrol dengan saya om minta duit dong buat beli es, yah saya kira jadi model tadi gratis sambil bercanda dan anak – anak itu ketawa hanya untuk beli es doang, setelah saya fikir – fikir tidak ada salahnya juga memberikan anak – anak ini sedikit uang jajan meski mereka tidak memaksa toh tadi saya juga sudah beberapa kali meminta mereka terjun dari kapal kemudian naik kapal kemudian terjun lagi, setelah saya memberikan sedikit uang saya melihat beberapa photographer berikutnya juga memberikan uang secara sukarela, tapi anak – anak di sini baik – baik dan senang di ajak bercanda bahkan mereka salin ejek sesama mereka setelah melihat hasil jepretan saya di kamera.

 

Jika anda ingin kepelabuhan sunda kelapa sebaiknya datang pada sore hari saat sinar matahari tidak terlalu panas dan sebaiknya memakai penutup kepala dan masker apalagi anda yang alergi debu untuk biaya masuk kemaren saya bayar IDR.2500 sepertinya pemerintahan setempat telah mulai menerapkan biaya masuk kesini jika ingin berwisata, sebelumnya saya juga pernah kesini dan itu gratis.

Please follow and like us:

Hits: 57

admin

terima kasih atas kunjunganya.. saya seorang yang menyukai kegiatan petualangan & photography menulis adalah salah satu cara yang saya gunakan untuk bercerita. saat ini saya tinggal Provinsi   Jambi Phone/wa : 081368236354

View all posts by admin →