October 17, 2019

Gunung Kerinci dan Pendakian saya kesekian kalinya

Sebagai orang yang hobby mendaki gunung siapa yang tidak punya keinginanan melakukan pendakian ke gunung Kerinci, gunung yang berada di perbatasan Kabupaten Kerinci Jambi dengan Solok selatan merupakan salah satu seven summit Indonesia, dengan ketingian 3805 Mdpl gunung Kerinci juga dinobatkan sebagai gunung tertinggi di Sumatera dan Gunung api tertinggi di Indonesia, ini bukan kali pertama saya mendaki gunung Kerinci, langkah awal saya mendaki gunung dimulai pada tahun 2005 dan gunung Kerinci adalah gunung pertama yang saya daki dan Alhamdulillah mencapai puncak dengan selamat, kemudian pada tahun – tahun berikut nya saya juga sering melkukan pendakian kesini.

Pada beberapa bulan yang lalu saya berencana kembali melakukan pendakian dengan perencanaan team sebanyak sepuluh orang tapi di saat hari kegiatan hanya menyisakan lima orang itu pun banyak anggota team bukan dari mereka yang berencana sebelumnya, untuk jalur pendakian gunung Kerinci saat ini telah tersedia jalur pendakian resmi selain yang lebih familiar adalah jalur pendakian dari Kayu aro baru – baru ini juga telah di buka jalur pendakian dari Solok selatan, penjelasan dari teman – teman yang pernah melakukan pendakian dari  jalur dari solok selatan jalur pendakian lebih panjang dan waktu pendakian tentu akan lebih lama.

Saya bersama team bersiap melakukan perjalanan dari Kota Sungai penuh setelah packing peralatan dan belanja logistik kami melanjutkan perjalanan ke kota Kayu aro, saya telah merencanakan rencana pendakian maklum saja dari semua team yang berangkat hanya saya sendiri yang telah pernah melakukan pendakian ke sini jadi semua management perjalanan tergantung pada saya, untuk menuju kayu aro dari sungai penuh kami menumpang angkutan pedesaan dan angkutan ini banyak di temui di sungai penuh biasanya saat melihat ada yang membawa cariel sopir akan menawarkan jasa untuk mengantar ongkos kendaraan sekitar IDR ,15000 dan akan ada biaya tambahan jika di antar sampai pintu rimba gunung Kerinci harga ini tergantung kesepakatan anda dengan sopir, perjalanan dari Sungai penuh ke kayu aro sekitar 1,5 Jam jika anda telah melihat hamparan kebun teh berarti anda sudah dekat ke lokasi tujuan ciri khas kawasan kayu aro adalah hamparan kebun the yang sanggat luas kebun the ini dahulunya adalah milik pemerintahan belanda tapi setelah kemerdekaan di Nasionalisasi di bawah pengelolaan PTPN VI Nusantara, saya dan team sampai di desa Kersik tua pada pukul dua belas  siang dari desa kersik tuo tepatnya di tugu macan perjalanan ke pintu rimba sekitar 15 menit jika mengunakan kendaraan roda dua dan roda empat, sebelum melakukan pendakian saya para calon pendaki wajib melapor pada pos jaga R10 , sekedar update informasi jika ingin mendaki gunung Kerinci saat ini anda di wajibkan membawa surat keterangan kesehatan dari dokter dan membayar biaya sebesar IDR 20000/orang permalam, setelah melapor ke pos jaga kami menuju pintu rimba dan menurunkan tas cariel dari kendaraan,

Perjalanan dari pintu rimba ke batu lumut tidak begitu terjal waktu perjalanan hanya 1,5 jam, di batu lumut anda bisa mengisi botol minum untuk persedian selama perjalanan terdapat sumber mata air di sisi sebelah kiri jalur pendakian, setelah istirahat dan makan siang di batu lumut kemudian perjalanan kami lanjutkan tujuan perjalanan hari ini adalah shelter 1 , jika tidak sangup dan kondisi fisik tidak mengizinkan anda bisa istirahat dan ngecamp di bangku panjang, perjalanan team sempat terpisah karena faktor fisik masing – masing sebagai leader team saya masih mengatur jarak perjalanan satu sama lain, tutupan hutan di sepanjang pendakian masih sangat lebat dengan hutan primer Taman Nasional Kerinci Sebelat sehingga sepanjang perjalanan tidak akan merasa kepanasan seperti gunung – gunung di pulau jawa yang banyak di tumbuhi padang sapana, pada hari pertama kami memilih untuk ngecamp di shelter 1 kami sampai di shelter 1 pada pukul 17,00 WIB setelah istirahat setiap anggota team bekerja sama mendirikan tenda dan menyiapkan bekal untuk makan malam dan melanjutkan istirahat di dalam sleeping hangat.

Besok harinya kami bangun cukup pagi karena suasana subuh di gunung berbeda dengan dirumah cuaca dingin menembus sleping bag membuat malas untuk keluar tenda, setelah packing dan sarapan perjalanan pendakian kami lanjutkan jalur pendakian dari shelter menuju puncak lebih berat tujuan perjalanan kami hari ini adalah shelter 3 tanjakan terjal dan tutupan hutan yang sudah mulai berkurang membuat cuaca panas terasa menyentuh tubuh dari balik daun cantigi, tutupan hutan yang awalnya adalah hutan primer dengan pohon besar dan daun rindang kini berganti dengan batang cantigi yang hanya sebesar betis dan daun yang kecil, waktu perjalanan dari shelter 1 ke shelter 2 gunung kerinci sekitar dua jam dan dari shelter dua ke shelter tiga satu setengah jam perjalanan lebih menantang dari shelter dua ke tiga karena sepanjang jalur terdapat lorong – lorong dan kita harus beberapa kali memanjat tebing lorong dan bergantung di akar cantigi, kami sampai di shelter tiga pada pukul 16 atau jam 4 sore pemandangan di shelter tiga  lebih terbuka, shelter tiga adalah batas vegetasi karena beberapa meter ke atas kita hanya akan melewati batu cadas khas gunung api, kami membuka tenda dan ngopi untuk istirahat karena besok subuh akan muncak melewati malam di shelter tiga jauh berbeda dari shelter satu posisi tenda berada di ruang terbuka membuat angin dan badai langsung menghantam dinding tenda,

Pada saat subuh kira – kira pukul empat saya membangunkan teman yang sedang istirahat dalam tidurnya sebab kami akan memulai perjalanan menuju puncak, suasana dingin membuat saya sebenarnya malas untuk bergerak setelah memakai sepatu tracking jaket tebal dan penutup kepala dan sedikit logistik untuk persiapan selama pendakian perjalanan kami mulai, terlihat cahaya senter pendaki lain sepanjang jalur pendakian, menjelang pagi perlahan cahaya matahari menyentuh bukit dan hutan di kaki gunung dan terlihat jelas dari puncak kerinci,  perjalanan kami ke puncak masih jauh saya masih mengiringi beberapa teman untuk memilih jalur pendakian dan sebagian lain menghela nafas karena beratnya perjalanan di batu cadas , menjelang puncak jalur pendakian hanya ditandai dengan tumpukan batu cadar bekas sepatu pendaki lain sebaiknya anda menjaga jarak dengan teman sebab salah mengambil jalur akan berakibat fatal, sebelum menuju top kerinci saya bersama team lainya istirahat di pelataran tugu yudha, pelataran yudha sangat terkenal di kalangan pendaki Kerinci tugu ini hanya in memorial mengingat pendaki dari Jakarta yang hilang di gunung kerinci beberapa tahun lalu dan juga di jadikan tempat untuk berphoto bersama, top kerinci terlihat jelas dari pelataran yudha dengan asap belerang keluar dari mulut kawah menjelang puncak aroma belerang yang di bawa angin membuat nafas sesak demi keamanan sebaiknya memakai masker, pada pukul enam pagi kami sampai puncak kerinci terlihat lubang kawah besar dengan dinding tebing curam dari ketingian 3805 mdpl beberapa teman saya tidak hentinya bersyukur dan berterima kasih karena berhasil sampai ke puncak kerinci, dari puncak gunung kerinci terlihat jelas bentang alam Taman nasional kerinci sebelat dan dari kejauhan danau gunung tujuh memantulkan cahaya dari permukaan air danau semua seperti lukisan raksasa dengan kabut tipis perlahan naik dari lebatnya hutan primer Taman Nasional, semoga saja suatu saat saya bisa mendaki gunung kerinci bersama team hebat lainya.

Please follow and like us:

Hits: 85

admin

terima kasih telah berkunjung. saya menyukai dunia petualangan seperti mendaki gunung dan kegiatan adventure lainya saat ini saya  berdmomisili d kota Jambi, melakukan perjalanan adalah salah satu cara mensyukuri ciptaan tuhan dan berinteraksi dengan banyak orang, setiap perjalanan harus diceritakan kepada orang lain dengan media yang tepat salah satunya adalah photo dan catatan infromasi yang di bagikan melalui website ini dan media sosial lainya, anda bisa melihat hasil jepretan saya di: Instagram@dhe_jhe_ckm Phone/wa : 081368236354

View all posts by admin →