Candi Koto mahligai sisi lain dari Areal candi MuroJambi

Candi Koto mahligai sisi lain dari Areal candi MuroJambi

Kemana lagi saya akan memotret dan jalan – jalan di kota Jambi , saya rasa hampir semua destinasi wisata yang ada di kota Jambi telah saya kunjungi, setidaknya begitulah saya berbicara dalam hati layaknya sinetron – sinetron di televisi kemudian saya mencoba mencari info lokasi yang akan saya kunjungi untuk melepas hasrat saya untuk memotret dan saya pertegas ya hasrat memotret bukan hasrat lain, kemudian saya ingat dengan beberapa postingan teman saya di Instagram di salah satu lokasi candi dimana di sana di tulis dengan nama candi koto mahligai dari caption yang ditulis candi ini berada di areal candi muaro jambi , karena masih ragu dengan jalan kesana saya menelpon teman saya yang telah pernah ke candi koto mahligai setelah mendapat penjelasan panjang lebar bla – bla saya bisa membayangkan akses jalan kesana karena candi muaro jambi bukanlah tempat baru yang saya kunjungi berdasakan penjelasan dari teman yang saya telepon kemudian GASSS saya otewe.

Untuk menuju ke candi saya mengendarai kendaraan roda dua astrea legenda kebangaan saya bukan karena apa – apa saya tetap mengendarai kendaraan semi clasik saya satu ini karena memang itulah satu – satunya kendaraan pribadi yang saya punya selain sepeda  oke sampai di sini kita tutup sesi curhatnya masalah kendaraan dan kembali ke inti, kawasan candi kota mahligai memang terpisah dari areal bangunan candi lainya seperti candi kedaton, candi tinggi dan candi gedong  untuk menuju areal candi koto mahligai akses jalanya pun berbeda walau sebenarnya ada akses jalan setapak dari candi kedaton, untuk ke candi koto mahligai dari simpang jalan ke candi muaro Jambi yang umumnya di lewati saya tetap mengikuti jalan raya jambi arah sabak karena informasi yang saya dapat nanti lihat saja di pingir jalan sebelah kanan ada papan informasi candi dan benar saja setelah beberapa ratus meter dari simpang candi terdapat papan di sisi kanan jalan yang bertuliskan candi koto mahligai dan di samping plang informasi tersebut terdapat jalan setapak yang sudah di beton dan lumayan bagus, jika anda ke sini mengunakan kendaraan roda empat kondisi jalan ini tidak bisa dilewati dengan kendaraan roda empat hanya bisa dilewati oleh kendaraan roda dua, jika anda mengunakan mobil anda harus rela berjalan kaki dari pinggir jalan raya tapi jangan khawatir jaraknya tidak begitu jauh sekitar 10 menit peralanan anda sudah sampai dan sebaiknya demi keamanan titip kendaraan di rumah penduduk setempat.

Di candi Koto Mahligai suasananya sangat jauh berbeda dari candi lainya di sini tidak saya temui bangunan candi yang berdiri utuh tapi hanya ada batu sisa bangunan yang sudah di tumbuhi lumut hijau dan ditutupi oleh akar – akar pohon suasana di sini lebih dramatis dari candi lainya dan saya bilang terkesan seperti kita kembali ke masa lalu dimana terdapat puluhan pohon besar dengan akar yang menjalar di tanah dan ada beberapa bukit kecil yang terbentuk dari sisa bangunan candi kalau saya menonton film Tomb reider di Angkor Vietnam suasanya mirip dengan di sini meski tidak ada bangunan candinya tapi pohon besar dan rindang sudah mewakili suasana tersebut.

Untuk masuk ke areal komplek candi koto mahligai pengunjung tidak di pungut biaya saya juga tidak tau persis apa karena pas ke sini waktu itu tidak ada penjaganya tapi meski tidak di pungut biaya kita harus tetap punya tangung jawab moral untuk menjaga kebersihan di sini, jadi jika anda akan ke candi muaro jambi saya sarankan untuk ke candi koto mahligai.

Share