Menyusuri kawasan pecinan petak sembilan Glodok

Nama kawasan pasar Glodok cukup terkenal di Indonesia apalagi di Jakarta, kawasan glodok adalah salah satu pusat penjualan elektronik terbesar di Jakarta tapi tidak hanya sebagai pusat perdanganan Glodok juga merupakan kawasan bersejarah di ibu kota, ini terlihat dari banyaknya bangunan – bangunan tua yang tidak berpenghuni terutama di sepanjang jalan raya gajah mada, glodok juga menyimpan potensi wisata religi mungkin karena lokasinya berada di sudut dan kurang terexspose sehingga sangat sedikit yang mengetahui keberadaan salah satu adalah klenteng kim tex le yang berada di susut pasar tradisional di kawasan glodok berdasarkan sejarah klenteng ini juga menjadi target pada saat pembantaian etnis tionghoa di toko merah kali besar pada waktu dahulu namun sekarang sudah di bangun kembali, masyarakat yang tinggal di glodok sebagian besar adalah etnis tionghoa ini terlihat dari banyaknya lampion – lampion di gang perumahan apalagi anda kesini disaat perayaan imlek pengunjung akan merasa berada di negeri tirai bambu. Jadi bagi anda yang belum sempat ke china boleh lah pas imlek kesini biar serasa di negeri tetangga.

Saya sudah sering ke Jakarta dan selalu mengexsplore beberapa kawasan yang cukup menarik di berbagai sudut kota besar di Indonesia ini, saya sangat yakin Jakarta adalah miniature Indonesia semua etnis ada di kota ini, karena memang Jakarta adalah kota primadona dan pusat ekonomi sejak masa dahulu, informasi kawasan pecinan glodok sebenarnya saya dapat dari postingan photographer di instagaram dan penasaran saya goegling di internet, setelah berkunjung ke kawasa kali besar kota tua saya selanjutnya mengexplore lokasi ini akses ke kawasan pecinan tepatnya ke klenteng ini cukup banyak dari stasiun busway Glodok pengunjung bisa berjalan ke arah kota tua dan ke pasar tradisional di sana jika bingung sebaiknya bertanya pada pada pedangan di pasar, waktu berkunjung kesini kemaren saya berjalan dari pasar Asemka dan sempat bertanya – Tanya pada beberapa orang tentang lokasi ini dan salah masuk lorong juga, klenteng ini jauh berada di belakang pasar untuk menuju klenteng memang jalanya sempit dan sedikit becek harap maklum karena kita melewati pasar tradisional.

Setelah sampai di klenteng kita akan memasuki gerbang kecil di bawah pohon besar suasana sejuk sangat terasa saat masuk ke kawasan ini karena terdapat pohon rindang yang di biarkan tumbuh, di samping klenteng terdapat juga beberapa tempat duduk di bawah kayu besar tersebut mungkin sebagai tempat istirahat pengunjung atau mereka yang melakukan ibadah, aktivitas di klenteng cukup rame pada waktu itu seperti mereka yang beribadah datang silih berganti warna merah mencolok menjadi ciri khas setiap bangunan klenteng sehinga menambah nilai estetika dalam photography membuat gambar terkesan hidup ,menurut keterangan beberapa teman saya warna merah mempunyai makna khusus bagi etnis tionghoa ini lah mengapa beberapa ornament klenteng dan lampion dibuat dengan warna merah menyala, sebenarnya saya berniat masuk kedalam bangunan tapi tidak saya lakukan karena padatnya aktivitas ibadah di kelenteng takut nanti aktivitas saya memotret mengangu ibadah pengunjung. Jika anda suka wisata religi dan sejarah lokasi ini bisa menjadi pilihan anda apalagi anda adalah seorang yang hobby memotret.

Please follow and like us:

Hits: 12

About the author

terima kasih telah berkunjung.

saya menyukai dunia petualangan seperti mendaki gunung dan kegiatan adventure lainya saat ini saya  berdmomisili d kota Jambi, melakukan perjalanan adalah salah satu cara mensukuri ciptaan tuhan dan berinteraksi dengan banyak orang, setiap perjalanan harus diceritakan kepada orang lain dengan media yang tepat salah satunya adalah photo dan catatan infromasi yang di bagikan melalui website ini dan media sosial lainya, anda bisa melihat hasil jepretan saya di:

Instagram@dhe_jhe_ckm

Phone/wa : 081368236354

1
Leave a Reply

avatar
0 Comment threads
1 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
1 Comment authors
admin Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of